Rabu, 25 Januari 2023

Mimpi Terindah

Diatas perahu kayu aku mendayung untuk seberangi danau berkilau. 

Lelahku mendayung menuju dataran pulau di tengah danau.

Tersekat tirai sutra terbentang dari ufuk timur ke ufuk barat menetupi pulauku.

Ku lewati tirai beraroma harum yang tak dapat terbayang.

Sampailah ketujuan dengan lelah yang terbayar.

Kilauan cahaya putih silaukan mataku memandang sayu.

Hamparan cahaya akasia takjubkan batinku.

Tak ada kegelapan, sudut dan sisi dipenuhi tebaran sinar seperti kunang - kunang.

Di tempat yang tak pernah ku datangi seperti aku bermimpi.

Waktu tak berlaku di duniaku yang baru.

Mata bidadari putih berseri menyambut diriku yang gelap.

Sesekali tertunduk malu bagai kelopak melati.

Beberapa berlalu berjalan indah diatas jembatan kayu.

Kakiku melangkah tinggalkan perahu kayu untuk menggapai bidadariku.

Biarkanlah dia sembunyikan senyum dibalik sedihnya.

Pinjamkan aku sayapmu kali ini saja tuk dapatkan tempat disana.

Tak akan ada lagi aku di tempat yang aku tuju.

head>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berilah komentar anda pada tulisan kami